Senin, 30 Januari 2017

Camping Bahari

Camping bahari

KBRN, Sabang: Mempromosikan Destinasi wisata kota Sabang, guna meningkatkan kunjungan wisatawan pada tahun 2017, panitia camping bahari kota Sabang, gelar perkemahan 100 tenda di kota Sabang.

Kegiatan yang direncanakan akan digelar pada awal maret 2017 tersebut, juga merupakan salah satu upaya pemuda kota Sabang dalam mempromosikan alam Sabang, yang siap menjadi tuan rumah SAIL Sabang 2017 mendatang.

Demikian dikatakan ketua pelaksana Camping Bahari 2017 di kota Sabang kepada RRI siang tadi.

“Kita ingin mempromosilkan destinasi yang ada di Sabang, untuk mendatangkan wisatawan. Dan juga kita ingin kasi nampak, bahwa alam Sabang ini cocok untuk dijadikan lokasi Sail Sabang 2017. Untuk peserta dari seluruh Indonesia” Ujar Anizul, Selasa (24/01/17).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut kata Anizul, panitia membuka kesempatan bagi semua pihak, untuk menjadi peserta dalam kegiatan tersebut, dengan target terendah 300 peserta. Sedangkan lahan yang disipakan panitia, mampu menampung 700 peserta.

“Kita target 300. Misalkan lebih, kita masih memiliki lahan yang bisa menampung sekitar 700 sampe 1000 orang. Kita buka 3 kelas, yaitu cewek, cowok dan keluarga” jelasnya lagi.

Lebih lanjut dijelaskannya, untuk mempermudah calon peserta yang tidak memiliki tenda, panitia juga menyediakan seratusan tenda sewaan yang dapat digunakan peserta semasa kegiatan tersebut berlangsung. RA

Minggu, 25 Desember 2016

Saat tsunami aku masih bocah, Sekarang aku telah Dewasa

12 tahun telah berlalu. Kasih sayang tulus dari mereka sebatas 10 tahun saja. Menahan untuk tidak menangis
selalu aku tanam dalam diri, apa lagi saat berjuang untuk merebut sebuah posisi kemenanga mereka selalu didampingi,
Apa yang dibutuhkan tinggal bilang
tetapi tidak bagi ku,
hanya semangat juang untuk mengalahkan siapapun yang akan ku hadapi, selalu setia mendampingi.
dan akhir  kekuatan diri untuk menahan hujan itu kalah.
Saat Toga aku kenakan, tepatnya penghujung Acara, semua Orang mencari orang tua, dan menoleh ke belakang, melambaikan tangan sambil menelpon "ma Lihat ma pojok sini yang melambaikan tangan". dan disaat mereka sibuk mencari Orang Tua nya. aku cuma bisa mengheningkan Cipta, dalam hati aku berkata. Mamak, Ayah, adik "Sekarang Abang sudah tumbuh dewasa".

#5 #desember #1994
#26 #12 #2004
#26 #Des #2016

#whydesember

Senin, 14 November 2016

Andescot Komunitas Kota Sabang

Andescot Adalah sebuah Komunitas pemuda pemudi kota Sabang, Andescot atau singkatan dari Aneuk Desa Cot Ba'u. sebelum adanya nama komunitas Andescot merupakan sebuah perkumpulan remaja putra dan pemuda Jurong Mulia Gampong Cot Bau. Pada tanggal 07 bulan 07 Tahun 2014 perkumpulan ini resmi menamakan dirinya Andescot melalui musyawarah persiapan Pawai takbiran Idul Fitri 1436 Hijrah. Selain mengikuti pawai nama ini juga di gunakan untuk Tim Olahraga Futsal, dan merekrut pemuda dan pemudi Gampong Cot Bau untuk bergabung, demi kekompakan dan Kemajuan Gampong. pada tahun 2016 Andescot memilih Anizul Farmi sebagai Ketua Komunitas dan menyusun struktur Komunitas. Komunitas ini bertujuan membawa perubahan untuk kota Sabang melalui Aksi nyata dari segala bidang
Saat ini anggota Andescot berjumlah 45 Pemuda-Pemudi dari seluruh kota Sabang, data ini berdasarka jumlah Anggota dalam grub komunitas (BBM, Line, & WA). Sebagian besar anggota adalah siswa dan  Mahasiswa. Yang memiliki Prestasi dan potensi yang berbeda-beda. Sejak terbentuknya struktur komunitas ini lebih berfokus kepada lingkungan, baik lingkungan dimana Andescot berasal (Jurong Mulia) juga seluruh kota sabang, beberapa kegiatan yang di Selenggarakan dan Berpartisipasi oleh Andescot, di Antaranya. Gotong Royong Jurong Mulia, Camping Bahari 2016, Gotong Royong Kepedulian Karantina Haji Tertua Nusantara, Pembersihan Pantai, Pembersihan Terumbu Karang Gampong Jabor, dan pemantauan Coral Bleaching Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang.
Atas dasar itu, pembersihan pantai, pembersihan terumbu karang dan pemantauan Coral Bleaching di Kota Sabang, Kami memanfaatkan karang mati dan sampah laut menjadi kerajinan tangan,  merupakan kegiatan unggulan Komunitas Andescot, Yang menjadi Lambang kepedulian Andescot terhadap Lingkungan. kota Sabang juga merupan Kota Wisata Bahari di Ujung Barat Indonesia.
Sekret Jln M . saleh, Jurong mulia Cot Bau.
Hp. 085296151108
Ig. @Andes_cot
Fb. Andescot

Jumat, 28 Oktober 2016

29 Pemuda Aceh Luar Biasa

29 Pemuda #AcehLuarBiasa Versi The Leader 2016.

1. Afla Nadya. News Anchor, Presenter dan reporter Kompas TV Aceh (@aflanadya)
2. Ahmad Reza Hariadi. Aktor Indonesia Box Office Movie “Sang Pemberani” (@rezaid)
3. Almer Havis, Founder Nagata Prima Tuna Aceh (@almerhavis)
4. Anizul, Atlet WindSurfing (@Anizulfarmi)
5. Ariful Azmi, Fotografer (@ariful76)
6. Aslan Saputra, Animator dan Owner Gumugu Studio (@aslansaputra)
7. Cut Putri Aya S, Komikus (@pocutayasofia)
8. Darma Satria, Founder Kami Antar Aja (@darmaasatria)
9. Daudy Sukma, Owner Minyeuk Pret (@daudy_sukma)
10. Dwi Pragasa, Founder Catlanget.com (Printing Online) (@dwipragasa)
11. Edi Fadhil, Inisiator Inisiator Program Pembangunan Rumah Dhuafa melalui Facebook dan InisiatorGerakan Mari Berbagi Sekolah (@edifadhil)
12. Fachrur Rozi, Owner Rocket-Rawk Street! And desainer Rocket! Cloth (@Ro_zzy )
13. Fairuziana Humam, Inisiator Aceh Global Youth Forum (@fairuz.humam)
14. Farid Ismullah, Founder Dragon Blood (@farid_pulungan_draco)
15. Hasbiallah Yusuf, Komikus (@hasbiallah.yusuf)
16. Heri Juanda, Fotografer Ryang Fotografia (@ruangfotografia)
17. Jamaluddin Phonna, Chairman Aceh Documentary (@jamsphonna)
18. Liza Fatriani, Blogger Kesehatan (@lizafathia)
19. Nur Fadhlin, Disainer Grafis Design Owner IfanProduction (@iefans99)
20. R. A Karamullah, Videografer Aceh (@ra_karamullah)
21. Ria Hidayati, Founder The Nanny Children Centre (@nanny_ria_dm)
22. Tezar Pahlevie, Pegiat Konservasi Lingkungan (@tezar_aceh)
23. Vida Hasrina, Co-founder Kupi Culture Project (@vidavenus)
24. Wildaniyadi, Atlet Tarung Derajat (@kang_waru)
25. Yanwar Bestari, Fashion Designer Aceh (@yanwarbestari)
26. Zulhadi, Aceh Vidgram (@hadi_ramnit)
27. Yelli Sustarina, Penulis Colorful Kota Naga danPenggerak Komunita Griya Schizofrenia Aceh (Fb: Yelli Sustarina)
28. Zikri Fitra, Atlit Sepeda PON Jabar (@zikri9)
29. Teuku Aga Dewantona, Koregografer dan SenimanGayo (@teuku_aga)

Mereka merupakan Pemuda yang telah berkarya, membuat perubahan dan berkontribusi untuk Aceh yang lebih baik.
From : IG

Kamis, 27 Oktober 2016

Mereka Juga Punya Mimpi

Meraka juga punya MIMPI

Lokasi wilayah, Ekonomi dan minimnya Sarana Pendukung Proses Pendidikan membuat Adik-adik kita hannya mampu menyelesaikan pendidikan Sekolah Pertama (SD) Saja. Banyak juga mereka berhenti sebelum SD Selesai karena ikut membantu Ekonomi Keluarga,  sebagai Petani dan Melayan.
Tidak ada koneksi Jaringan Telpon & Internet membuat Daerah ini Ketinggalan Dalam Informasi Dll. Membutuhkan waktu 2 jam dari pelabuhan Ule Lhe atau Lampulo Banda Aceh ke Gugop Pulau nasi Aceh Besar, dengan menggunakan Bot pukat Nelayan. Dari Gugop menuju Gampong Langge Satu jam menggunakan transportasi darat.

Kesempatan besar bagi saya dan teman-Teman untuk memberikan Inspirasi bagi mereka. selasa 26 Oktober 2016. Kelas Inspirasi Pulau Aceh, Dibawah Indonesia mengajar. Selain menginspirasi Disini kami mengingat kembali bagaimana Masa sulit kami dulu dalam menempuh pendidikan.
Ayo berbagi untuk mereka, Karena mereka membutuhkan Kita